Written By Unknown on Sabtu, 18 Oktober 2014 | 10.59

Pada tahun 1909 dan 1911, Erneste Rutherford berhasil menemukan salah satu partikel dasar penyusun atom, yaitu proton dan inti atom. Menurut Rutherford, atom tersusun atas iti atom yang bermuatan positif yang di edari oleh elektron-elektron bermuatan negatif. Jika logam di tembaki dengan elektron yang berenergi tingi,akan di hasilkan emisi sinar-X.
Berdasarkan penemuan Rutherford, Henry Moseley meneliti spektrum sinar-X dan hubungannya dengan jumlah muatan listrik menggunakan spektroskopi sinar-X. Lalu, ia memplotkan frekuensi sinar-X dan kenaikan nomor atom. Hasilnya berupa garis lurus yang menunjukan hubungan antara nomor atom dan sifat atom secara periodok. Kemudian, Moseley menyusun unsur-unsur tersebut   berdasar kenaikan nomor atom dalam bentuk tabel periodik.

Pengelompokan unsur cara Moseley


Tabel pediodek Moseley berhasil memperbaiki kelemahan taber periodik Mendeleev. Dalam tabel periodik Mendeleev, penempatan telurium (berat atom 128) dan iodin (berat atom 127) tida sesuai dengan kenaikan berat atomnya. Namun, berdasarkan tabel periodik Moseley, penempatan unsur Te dan I sesuai dengan kenaikan nomor atom. Selain itu dalam tabel periodik Moseley terdapat  kolom baru untuk mengakomodasi gas  mulia yang di temukan Sim Wilian Ramsay. Tabel periodik Meseley diakui sebagai tabel periodik moderen hingga pertengahan abad ke-20.

Ditulis Oleh : Unknown ~Pelajaran Kimia di Blogspot.com

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul yang ditulis oleh Pelajaran Kimia di Blogspot.com yang berisi tentang :

Blog, Updated at: 10.59

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts